Berita-Ibukota.com, Solo - Hari Senin (28/11) kemarin Kota Solo kembali dilanda banjir yang cukup dahsyat. Kondisi banjir ini diketahui karena meluapnya salah satu sungai terbesar di Indonesia yakni Bengawan Solo. Namun bagi kalangan masyarakat yang tinggal disana, kondisi banjir ini sudah menjadi hal yang biasa dan tak asing lagi.
Untungnya, banjir yang melanda di sejumlah wilayah tersebut tidak memakan korban. Dan hingga saat ini belum ada warga yang mengeluhkan kesehatan mereka pasca dilanda banjir karena meluapnya Sungai Bengawan Solo tersebut. Informasi ini berasal dari Singgih Bajono, yang merupakan Lurah atau Kepala Desa di Sangkrah.
Karena Sangkrah sendiri memang merupakan salah satu wilayah yang juga dilanda banjir kala itu. Singgih juga menuturkan, bahwa kondisi yang paling parah adalah di bagian RW 10, RW 11, RW 12 dan RW 13. Namun pada saat ini, warga sudah mulai kembali ke rumah mereka masing-masing untuk membersihkan sisa-sisa banjir.
Namun ada juga sebagian warga yang masih bertahan di tenda-tenda darurat karena belum dapat kembali ke rumah mereka masing-masing. Singgih juga mengatakan, bahwa hingga saat ini masih belum terdapat warga yang melaporkan terkait keluhan kesehatan tubuh mereka.
"Hingga hari Rabu siang tadi memang belum ada warga yang mengeluhkan kesehatan mereka," papar Singgih. Namun Lurah Sangkrah ini juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas agar memprioritaskan terlebih dahulu warga terdampak banjir. Bahkan Singgih juga sudah mengkoordinasi PMI Cabang Solo untuk melakukan kerjasama.
Hal tersebut merupakan salah satu antisipasi untuk membantu pelayanan kesehatan, khususnya saat musibah seperti banjir kemarin melanda. Karena dianggap sebagai kejadian yang sudah biasa, maka sebagian besar warga disana pun mengaku tidak memiliki keluhan kesehatan apapun pasca banjir kemarin.
Kondisi tersebut diketahui melalui penuturan seorang warga yang tinggal di RT 04 RW 11 yakni Joko (30). Joko mengaku bahwa dia beserta tetangga di sekitarnya tidak mengalami gangguan kesehatan apapun dan merasa sehat. "Saya dan keluarga beserta tetangga sekitar masih dalam kondisi yang sehat," jelasnya.
"Karena sudah terbiasa (dengan kondisi banjir), jadi kondisi kesehatan badan kami pun tidak bermasalah," tambahnnya. "Lagipula kami ini kan rosa (dalam bahasa Indonesia berarti kuat)," paparnya sambil melemparkan senyuman.
Bengawan Solo memang merupakan salah satu sungai yang sangat besar di Indonesia. Sehingga tak heran jika sungai tersebut meluap, maka akan menimbulkan musibah banjir bagi desa-desa yang berada di kawasan dekat Sungai Bengawan Solo tersebut.
Dan hingga saat ini, diketahui sudah beberapa kali terjadi musibah banjir di Kota Solo yang diakibatkan oleh meluapnya Sungai Bengawan Solo Ini. Tentu saja kondisi ini bukan tanpa alasan, kerusakan alam yang kerap terjadi belakangan ini disinyalir sebagai salah satu penyebab munculnya beragam musibah di berbagai daerah.
Tidak terkecuali pada musibah banjir di Kota Solo yang terjadi hari Senin (28/11) kemarin.
Source by : Tribun Solo